Tuesday, June 1, 2010

copy paste dari kaskus...tapi bagus banget kata-katanya

Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara batuk-batuknya.

Anak wanita itu bertanya pada ayahnya: Ayah , mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?" Demikian pertanyaannya, ketika Ayahnya sedang santai di beranda.


Ayahnya menjawab : "Sebab aku Laki-laki." Itulah jawaban Ayahnya.

Anak wanita itu berguman : "Aku tidak mengerti."



Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa penasaran.

Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya mengatakan : "Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki."

Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wanita itu tambah kebingungan.

Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri Ibunya lalu bertanya :"Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian terbungkuk? Dan sepertinya Ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?"

Ibunya menjawab: "Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar benar bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian."

Hanya itu jawaban Sang Bunda.

Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi dia tetap saja penasaran.

Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam mimpi itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali.

Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini.

"Saat Ku-ciptakan Laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa aman teduh dan terlindungi. "



"Ku-ciptakan bahunya yang kekar & berotot untuk membanting tulang menghidupi seluruh keluarganya & kegagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya. "

"Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya."



"Kuberikan Keperkasaan & mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya basah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan hembusan angin, dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya & yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih payahnya."



"Ku berikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat & membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerap kali menyerangnya. "



"Ku berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai & mengasihi keluarganya, di dalam kondisi & situasi apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya melukai hatinya.
Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi & mengasihi sesama saudara.""

"Ku-berikan kebijaksanaan & kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan padanya untuk memberikan pengetahuan & menyadarkan, bahwa Istri yang baik adalah Istri yang setia terhadap Suaminya, Istri yang baik adalah Istri yang senantiasa menemani & bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada Istri, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar & saling melengkapi serta saling menyayangi."


"Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti bahwa Laki-laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari & menemukan cara agar keluarganya bisa hidup di dalam keluarga bahagia & BADANNYA YANG TERBUNGKUK agar dapat membuktikan, bahwa sebagai laki-laki yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup keluarganya. "

"Ku-berikan Kepada Laki-laki tanggungjawab penuh sebagai Pemimpin keluarga, sebagai Tiang penyangga, agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh laki-laki, walaupun sebenarnya tanggungjawab ini adalah Amanah di Dunia & Akhirat."



Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut & berdoa hingga menjelang subuh.

Setelah itu dia hampiri bilik Ayahnya yang sedang berdoa, ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu merengkuh dan mencium telapak tangan Ayanya.

" AKU MENDENGAR & MERASAKAN BEBANMU, AYAH."



Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ayah...



With Love

to All Father



Berbahagialah yang masih memiliki Ayah.

Dan lakukanlah yang terbaik untuknya.

Berbahagialah yang merasa sebagai ayah.

Dan lakukanlah yang terbaik buat keluarga.


suatu malam gue lagi browsing di kaskusa dan menemukan postingan ini....bagus banget karena menginspirasi gue untuk kelak menjadi seorang ayah yang digambarkan dalam cerita ini, selain itu juga mengingatkan gue dengan sosok ayah gue yang sudah pergi untuk selama-lama di tahun 2008. karena figur yang ada di tulisan ini sangat menggambarkan papa....

Monday, May 31, 2010


Di tengah malam yang seharusnya saya sudah terlelap tapi justru saya keasikan melihat dokumentasi foto dari band saya HARD TO KILL yang telah berdiri sejak tahun 2002. Tidak banyak yang bisa saya ceritakan mengenai band saya karena jika saya ceritakan dengan kacamata saya tentunya akan terkesan subyektif dan terlalu membanggakan. Sekedar ingin berbagi beberapa dokumentasi foto dimana dapat terlihat perbedaan fisik saya dari beberapa tahun silam hingga kini..

Gambar ini diambil oleh seorang teman bernama Ady Force pada tahun 2005, di sebuah event Tribute to Exploited di Gedung Anantakupa yang saat ini sudah rata dengan tanah...hheheheeeh...dan saat itu gue masih menggunakan gitar pinjaman dari seorang teman yaitu Egi, gitaris Aksi Terror .

Gambar ini diambil dari sebuah gigs di daerah Balaraja. Awalnya gue kira Balaraja itu daerah Tanggerang, ternyata mendekati Serang. Perjalanan menuju kesana ditempuh kurang lebih 3 jam dengan kondisi hari sangat panas dan diperjalanan mobil saya dikelilingi oleh truk besar. Saat itu saya masih menggunakan gitar pinjaman seorang teman yaitu Arley gitaris Disagree.

Gambar ini diambil di sebuah event di daerah pondok indah dan gue udah mempungai gitar sendiri.....hehehhehe....foto ini diambil ketika gue membantu Highlander tapi Hard to kill juga bermain di event tersebut.














Lihat gue masih kurus dan masih ada yang bersedia menampung ketika gue melakukan stage diving...heheeeh... foto ini diambil ketika Hard To Kill rellease party, bukan pesta yang mewah sekali cuma sekedar pembuktian saja...cukup menyenangkan malam itu mengingat banyaknya acara hari itu akan tetapi masih ada teman-teman yang mensupport kita dan turut meramaikan malam itu. Tak ada batasan antara player dengan crowd, keringat yang mengalir dengan derasnya dan tentu saja alkohol tumpah ruah malam itu...
Foto ini diambil di acara Sound Of Jungle, acara pertama di fakultas gue dan gue pada acara ini bertindak sebagai ketua panitia. Yang menarik ialah, moment acara ini yang tentunya akan selalu diingat oleh teman-teman kuliah gue pada saat itu dan sedikit bangga bahwa acara ini dijadikan satu acara tahunan dan diteruskan oleh teman-teman mahasiswa FH Usakti. Lihat, badan gue sudah semakin membengkak dan rambut saya semakin panjang.

waw...ini pertama kalinya Hard To Kill bermain di sebuah event metal dimana acara ini diprakarsai oleh EO metal terbesar saat itu...tapi yang menarik ialah disaat itu hujan deras, dan tidak disediakan tempat oleh panitia untuk kita berteduh...hahahahaa, akhirnya malam itu , hard to kill, siksa kubur dan panic disorder harus berteduh di bawah panggung...FUCK...ketika mc sedang menghitung mundur waktu sebelum pergantian tahun kami dibawah panggung sedang asik neduh...!!!hei, ini gitar pertama yang gue beli dengan keringat gue sendiri...

Foto ini diambil di kota yang terkenal dengan keberadaan lawang seweunya, yaitu semarang...kota yang asri dan bersahabat sekali. saat itu Hard To Kill di berikan kesempatan untuk menjadi supporting actnya siksa kubur dalam Agenda Bencana Tour 2008 bersama Axphxyate dan semarang merupakan kota ketiga dalam rangkaian tour ini. bisa dilihat rambut gue semakin terurai dengan indah dan tubuh yang semain membesar.

weeewwww...ini kedua kalinya kunjungan Hard To Kill di kota semarang....tidak ada wisata mistis kali ini hanya malam yang sangat memabukkan...FUCK YEAH...



hei, lihat...rambut gue semakin panjang dan terurai dengan indahnya...hahahahhh.....foto ini diambil sekitar 3 bulan atau 2 bulan menjelang ujian skripsi gue...hahahah ini foto terakhir gue manggung brg hard to kill dengan rambut panjang. yang menarik ialaha, acara ini diadakan di sebuah rumah kosong yang merupakan sisa gusuran dari banjir kanal timur yang sudah di kemas dengan sangat menarik. cuma sayangnya saat itu hujan sehingga sepatu gue pun penuh dengan lumpur..hahahhahaa





Hell fuckin yeah.....secara fisik lihat lah rambut indah saya sudah tidak ada dan tubuh semakin membesar....tapi saya suka sekali dengan foto ini dan foto inu sudah cukup berbicara....see the crowd yoww....anji**xst....





yeah...hard to kill band yang terbentuk sejak tahun 2002 ini kemungkinan  masih akan eksis untuk beberapa tahun kedepannya selama masih ada alkohol dan distorsi kami akan terus ada...meskipun tubuh kami suatu hari nanti akan mengalami penuaan sekiranya jiwa kami akan tetap muda...




Tuesday, March 2, 2010

...MACET...

"cekrek..09.01
yeahhh, sepertinya sudah cukup lama rasanya saya tidak sampai dikantor di pagi hari sebagai orang pertama dan tentu saja absen saya berwarna hitam...hehehehehehheee
arghhh
pagi hari ini dimulai dengan tidak baik untuk suasana hati, emosi dan jiwa...MACETTTTTTT......bangsat.......
padahal emang udah ada niatan mau brangkat pagi, sampe kantor awal trus bisa santai dulu dikantor kayak sekarang, bisa nulis blog...kembali ke macet yah, entah ada apa hari ini yang menyebabkan kemacetan luar biasa apapun itu cukup membuat pagi ini dimulai tidak baik....
semoga hari ini berjalan lancar....

Saturday, February 27, 2010

29 januari 2010

Disuatu siang di sebuah lapangan dimana sejauh mata memandang hanya terdapat tanah dan pemandangan hijau yang terbentang luas. Cukup lama saya tidak berkunjung ketempat ini, perubahannya sedikit lebih memanjang kebelakang dan rumputnya pun semakin tebal. Semakin ramai penghuni disini. Saya pun mulai duduk di pinggiran setelah melihat keadaan, dan saya mulai berbicara.
Me: Apa kabar? Lama tidak bersua dan berbincang-bincang…
…..:….
Me: Baiklah, saya akan lebih banyak berbicara, jauh sebelum tubuh saya sebesar ini saya yakin anda lebih banyak berbicara kepada saya dan saya hanya bisa melihat, mendengar dan tertawa dengan perilaku lucu yang diperlihatkan. Begitu banyak moment penting yang dilewatkan selama 2 tahun terakhir ini, bisa dilihat saya sudah memangkas rambut saya seperti yang selalu anda minta. Seperti janji saya di tahun 2004 saya tidak akan memangkas rambut saya hingga saya menyelesaikan studi saya. Di awal 2009 saya penuhi walaupun di tahun tahun 2008 anda sudah menagih kepada saya. Sedikit terlambat tapi pada akhirnya saya menyelesaikan tanggung jawab saya. Sehabis saya sidang pun saya berkunjung kesini, begitu juga sehabis saya di wisuda. Bersama mama dan uda jerry. Sayang sekali anda tidak melihat saya di wisuda, mungkin saat itu saya akan melihat senyum penuh kebanggaan tersungging di bibir anda. Walaupun saya tidak pernah melihatnya, saya masih bisa membayangkan dan merasakan kebanggaan yang terpancar dari wajah anda. Saat ini status saya sudah menjadi seorang pekerja, seorang pekerja yang mewarisi semangat anda sebagai seorang pekerja keras. Saya yakin itu. Walaupun saat ini bukan dibidang sesuai dengan pendidikan saya, namun saya yakin anda akan menghargai apa yang saya lakukan. Seperti biasa anda selalu mendukung apa yang saya lakukan walaupun ditengah jalan anda selalu memperingatkan saya dengan apa yang saya lakukan agar saya tidak salah jalan. Ternyata hidup seperti ini, satu hal yang selalu saya sayangkan, saya tidak bisa berbagi dengan anda mengenai fase hidup saya di tahap ini. Tapi ini bukan penyesalan ataupun suatu keluhan yang membuat saya menjadi lemah dan cengeng. Sama sekali tidak ini hanyalah ungkapan dari seorang anak lelaki yang rindu berbincang-bincang dengan ayahnya. Rindu berbagi dengan seorang ayah, rasa rindu yang sangat wajar dialami oleh seorang anak lelaki terhadap ayahnya. Walaupun saya sering berdebat dengan anda tapi saya rindu kebersamaan yang terjalin saat itu. Dua tahun sudah. Saya masih ingat detik-detik dimana saya membisikkan kata-kata semangat agar anda tetap bertahan hingga akhirnya sebuah kotak di samping anda mengeluarkan bunyi panjang disertai garis lurus tanpa henti dan dokter mengucapkan kata-kata yang sejujurnya tidak pernah ingin saya dengar. Tak lama isak tangis terdengar di sebelah saya, isak tangis seorang wanita berumur 61 tahun, isak tangis dari seorang istri yang rindu dengan setengah jiwanya yang telah pergi, isak tangis dari seorang ibu yang biasa saya panggil mama...
Kematian tidak hanya meninggalkan kesedihan bagi yang ditinggalkan, akan tetapi juga memberikan kekuatan agar bisa bertahan dalam memperjuangkan hidupnya tanpa tergantung dari pihak lain. Karena pada dasarnya kita hidup sendiri namun ditemani oleh orang-orang yang dihadirkan untuk saling berbagi dan berjuang untuk kehidupannya secara pribadi. 2 tahun merupaan waktu yang sangat singkat namun terasa panjang sekali, rasanya baru kemarin saya diantar pergi ke sekolah oleh anda untuk menuntut ilmu dan baru kemarin rasanya saya mengantarkan anda ke peristirahatan...anda sosok pria yang selama ini saya  panggil papa...


Miss you so much papa….

Sunday, February 21, 2010

...

saya butuh istirahat

Tuesday, February 16, 2010

reportase ARCH ENEMY tanpa revisi...

Arch Enemy Asian Tour 2009-28 Oktober @Tenis Indoor Senayan, Jakarta
Konser yang didedikasikan kepada para metal militan
Kurang lebih setahun metal head indonesia harus menunggu kedatangan sebuah band melodic death metal asal swedia dengan vokalis seorang wanita ini setelah penundaannya. Arch Enemy dibentuk pada tahun 1996 dan telah menghasilkan delapan album. Band yang terdiri dari Angela Gossow (Vokal), Michael Amott (Gitar), Christopher Amott (Gitar), Sharlee D’Angelo (Bass), dan Daniel Erlandsson (Drum) ini berkunjung ke Indonesia dalam rangkaian Asian Tour 2009 yang diadakan di Tenis Indoor Senayan, Jakarta. Event ini di promotori oleh Solucites sebagai dedikasi mereka terhadap scene metal Indonesia. Pukul 19.00 venue telah ramai oleh pria maupun wanita berbaju hitam-hitam, ketika gate dibuka mereka pun dengan tertib memasuki venue. Malam itu konser dibuka oleh penampilan dari sebuah band black metalicore asal Jakarta Timur bernama Melody Maker. Dalam event ini pemilihan opening act melalui proses audisi terlebih dahulu. Satu point positif dari sistem tersebut ialah Solucites selaku promotor memberikan kesempatan terhadap band-band muda yang berpotensial. Malam itu mereka berhasil membuktikan kepada Arch Enemy dan Psycroptic bahwa Indonesia memiliki band metal yang dapat menancapkan taringnya. Setelah Melody Maker tiba waktunya Psycroptic, sebuah band yang Dibentuk di Hobart, Tasmania, Australia pada tahun 1999 yang terdiri dari Cameron Grant (Bass), Dave Haley (Drums), Jason Peppiatt (Vocals), Joe Haley (Guitars). Secara musikal mereka kental akan nuansa hardcore dan technical death metal yang groovy. “Semoga ini menjadi awal dari persahabatan scene metal Indonesia dan Australia“, ujar sang vokalis. Setelah main di Jakarta mereka akan melanjutkan dengan rangkaian tour di beberapa kota di Indonesia seperti Bandung (29 Oktober), Solo (31 Oktober), Malang (1 November), Bali (4 November) bersama Burgerkill dan Nemesis.
Pukul 21.30 tepat mulai terdengar intro yang menandakan bahwa Arch Enemy telah siap untuk melancarkan aksinya, satu persatu personel arch Enemy memasuki stage dan tanpa banyak basa basi mereka langsung menghajar dengan “Blood On Your Hands“, ”Ravenous“, sebagai pembuka. Menjelang ”Taking Back My Soul“, Anggela Gossow sang vokalis baru menyapa para penggemarnya, ”Jakarta, you guys are fucking rock tonight“, yang direspon oleh crowd dengan salam tiga jari di udara. Malam itu performa mereka sangat luar biasa, sang vokalis memang terkenal energic dan tidak banyak basa basi ini bernyanyi dengan karakternya yang sangat khas yaitu scream dengan deep growl dan headbang sambil bernyanyi. Kedua gitaris mereka pun bermain dengan sangat sempurna malam itu dengan melodi yang mereka mainkan secara bergantian seolah masing-masing ingin memperlihatkan kemampuan mereka dalam penguasaan instrumentnya. Koreografi yang mereka tampilkan menimbulkan kesan bahwa mereka sudah matang dalam menangani sebuah konser. Setelah memainkan ”revolution Begins“, sang drumer Daniel Erlandson memperlihatkan kepiawaiannya bermain drum secara solo dan mengakibatkan decak kagum dari crowd. Setelah memainkan 13 lagu malam, satu persatu personel turun dari stage dan lampu dipadamkan. Merasa kurang puas, crowd pun meminta mereka untuk memainkan beberapa lagu. Satu persatu personel memasuki stage dan sang vokalis berteriak,“one for all, all for one, we are strong, we are one...NEMESIS“, serentak crowd kembali berdansa liar saling membenturkan tubuhnya, headbang dan membentuk circle pit. Sekitar dua lagu dibawakan dan setelah usai masing-masing personel melepaskan instrumentnya dan berbaris dibibir panggung dan melakukan salam penghormatan sebagai bentuk penghargaan terhadap crowd karena telah menjadi bagian dari konser malam itu.

tulisan aslinya di publikasikan oleh FAR MAGAZINE dan sudah di revisi, ini tulisan yang belum direvisi.